Dasar Hukum:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002;
  • Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002

Pengertian:

  • Ujian Dinas dilaksanakan sebelum PNS yang bersangkutan dipertimbangkan kenaikan pangkatnya ke dalam golongan yang lebih tinggi. Apabila dalam Ujian Dinas tidak lulus maka kepadanya diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam ujian dinas berikutnya pada tingkat yang sama. Kepada PNS yang lulus ujian dinas diberikan Tanda Lulus Ujian Dinas. Tanda Lulus Ujian Dinas berlaku sepanjang PNS yang bersangkutan belum naik pangkat.
  • Ujian Dinas berlaku bagi PNS yang berpangkat Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d dan Penata Tingkat I golongan ruang III/d yang akan naik pangkat ke golongan yang lebih tinggi. Ujian Dinas dibagi dalam dua tingkat, yaitu :
  • Ujian Dinas Tingkat I untuk kenaikan pangkat dari Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d menjadi Penata Muda golongan ruang III/a ;
  • Ujian Dinas Tingkat II untuk kenaikan pangkat dari Penata Tingkat I golongan ruang III/d menjadi Pembina golongan ruang IV/a.
  • Pegawai Negeri Sipil yang dikecualikan dari ujian dinas apabila :
  • Akan diberikan kenaikan pangkat karena telah menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya;
  • Akan diberikan kenaikan pangkat karena menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara;
  • Telah mengikuti dan lulus diklat kepemimpinan;
  • Telah memperoleh Ijazah :
  • Sarjana (S1) atau Diploma IV untuk ujian dinas Tingkat I;
  • Dokter, Apoteker, Magister (S2) dan Ijazah lain yang setara atau Doktor (S3) untuk ujian dinas Tingkat I atau ujian dinas Tingkat II;
  • Menduduki jabatan fungsional tertentu.

Persyaratan:

  • Calon Peserta Ujian Dinas Tingkat I
  • Pangkat/ Golongan ruang : Pengatur Tingkat I ( II/d )
  • Masa Kerja Golonlgan minimal 2 tahun .
  • Calon Peserta Ujian Dinas Tingkat II
  • Pangkat / Golongan ruang : Penata Tingkat I (III/d);
  • Menduduki Jabatan Struktural  eselon III  (Tiga);
  • Belum pernah mengikuti Diklatpim Tingkat III.

Berkas usulan dilengkapi dengan:

  • Fotocopy SK Pangkat terakhir (dilegalisir);
  • Fotocopy SK Jabatan (bagi peserta Ujian Dinas Tingkat II) dilegalisir;
  • Pas Photo hitam putih ukuran 3 X 4 = 4 (empat) lembar;
  • Mengisi Biodata Peserta;

             Kelengkapan berkas dibuat rangkap 2 (dua).

Prosedur:

  • Surat pemberitahuan penyelenggaraan ujian dinas diolah oleh Bidang Diklat pada Badan Kepegawaian Daerah Kab. Tegal secara hierarki yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah atau Sekretaris Daerah, setelah menerima surat dari Pemerintah Provinsi perihal ujian dinas;
  • Surat pemberitahuan tersebut diedarkan ke seluruh instansi / Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kab. Tegal;
  • Mendasarkan surat tersebut, masing-masing Pimpinan instansi / SKPD mengusulkan PNS di lingkungan instansinya  untuk diikutsertakan dalam ujian dinas;
  • Bidang Diklat  BKD melakukan verifikasi data atas usulan dari SKPD. Usulan yang memenuhi persyaratan ditindaklanjuti dengan mengusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah. Usulan dan berkas yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) diterbitkan Kartu Tanda Peserta Ujian Dinas sesuai dengan tingkatannya. Bagi calon peserta yang memperoleh Kartu Ujian Dinas berhak mengikuti ujian dinas sesuai jadwal yang ditentukan oleh Tim Penguji Pemerintah Provinsi.
  • Bagi peserta yang dinyatakan Lulus ujian dinas ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah. Bukti kelulusan ini diwujudkan dalam bentuk Sertifikat Ujian Dinas