TUJUAN

 

 

Tujuan adalah suatu kondisi yang ingin dicapai melalui pelaksanaan rencana strategis, dan diharapkan muncul setelah rencana strategis ini selesai dilaksanakan. Tujuan tersebut haruslah merupakan refleksi dari keadaan yang diinginkan dari terlaksananya misi yang telah dirumuskan.

Kondisi yang ingin dituju oleh BKD Kabupaten Tegal sesuai dengan misi yang telah dirumuskan dalam Renstra BKD Kabupaten Tegal Tahun 2009-2014 adalah sebagai berikut:

1.

Terwujudnya PNS yang berkompetensi tinggi sebagai dasar bagi terciptanya kepemerintahan yang baik;

2.

Terwujudnya basis data kepegawaian dan kompetensi pegawai yang akurat yang dapat mendukung tercapainya pengelolaan administrasi kepegawaian yang berkualitas, khususnya dalam pengambilan kebijakan di bidang kepegawaian;

3.

Terwujudnya pelayanan kepegawaian yang berkualitas, terukur, dan transparan yang dapat mengeliminasi intervensi kepentingan, upaya-upaya KKN, dan praktik rent seeking di bidang kepegawaian;

4.

Meningkatnya pengetahuan dan kritisisme PNS di bidang kepegawaian sebagai investasi bagi terciptanya reformasi di bidang kepegawaian menuju kepegawaian yang adil, transparan, dan bertanggung jawab.

 

 

SASARAN

Sasaran adalah kondisi yang diharapkan dapat dicapai dalam rentang waktu 1 (satu) tahun anggaran. Sasaran-sasaran tersebut merupakan penjabaran dari tujuan yang ingin dicapai dalam rentang waktu 5 (lima) tahun. Sasaran BKD Kabupaten Tegal sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan dalam Renstra BKD Kabupaten Tegal Tahun 2009-2014 adalah sebagai berikut:

1.

Terdapatnya CPNS yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi organisasi;

2.

Terlaksananya pemetaan dan tes kompetensi bagi pejabat struktural;

3.

Terwujudnya peningkatan dan pengembangan kompetensi pegawai melalui pendidikan dan pelatihan (diklat);

4.

Terlaksananya pembinaan sikap mental pegawai;

5.

Tersedianya data kepegawaian dan data kompetensi pegawai yang aktual, akurat, dan siap saji sebagai bahan pengambilan kebijakan di bidang kepegawaian;

6.

Tersedianya pedoman pelaksanaan perundang-undangan dan standar kualitas pelayanan di bidang kepegawaian;

7.

Terwujudnya penghargaan dan peningkatan kesejahteraan bagi PNS;

8.

Terwujudnya pengendalian dan pengukuran kinerja kegiatan dari segi keluaran (output) dan hasil (outcome);

9.

Tercapainya peningkatan mutu sarana fisik;

10.

Tersedianya sarana dan ruang bagi terbentuknya budaya belajar, berdiskusi, dan berpikir kritis di bidang kepegawaian.